Welcome to 3-Oz!!! | Blog NetOS !!!

Selamat Datang di Situs Blog 3-Oz (Blog NetOS) !!! Mari kita salurkan aspirasi anda dengan berbagi ilmu dan kreasi berupa imajinasi !!!

About Me

Its My Life !!! Orang yang sederhana dan ingin mempunyai cita-cita Tinggi dan terus bersemangat untuk merebut itu semua !!!

Semangat Juang !

Untuk menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia, Ayo kita Bangkitkan Semangat Juang utk membangun Negeri ini !!!

Indahnya saat Bersama

Kebersamaan adalah suatu hal yang sangat menyenangkan bagiku karena mereka yg bisa membuatku bahagia dan menjadi spirit bagiku.

Warna-Warniku

Hidup itu sementara tentunya kita harus mampu mewarnai diri kita supaya bisa lebih bermakna dari semuanya

Friday, November 14, 2008

Aksi Corat - Coret 3vanza-net

Inilah aksi corat - coret yang mengasyikkan Orang yang berkreasi itu adalah orang suka aktif dalama pikiran yang senang ia perbuat. Sekarang ini 3vanza-net membuat aksi corat-coret dari apa yang ingi perbuat dan yang ingin diungkapkan dalam hati nya. Ayo Berkreasi !!!! Ungkapkan isi hatimu dalam torehan penamu.....

Era Globalisasi dan Pentingnya Ilmu

Zaman ini memang tak dapat dianlogis lagi. Hidup memanglah sangat berat, apalagi sekarang ini meupakan zaman nya Globalisasi. Sekarang ini kita tak boleh tertinggal dengan adanya era globalisasi. Oleh sebab itu kita harus berjuang jangan jadi “Gaptek” alias “Gagap Teknologi” apakah anda semua suka dengan Teknologi ??? Ayo… Kita menelusuri bersama apakah Globalisasi itu ? Globalisasi adalah masuknya ilmu dan informasi secara bebas/mendunia dngan cepat. Globe menurut lugoh (bahasa) yaitu Bumi ,tambahan –sasi berarti proses . so… Globasasi yaitu proses yang mendunia. Ini dapat kita simpulkan bahwa Hidup ini serba mungkin tak ada yang takmungkin . Sekarang Teknologi era modern sudah mendunia lho… kita tak mungkin berpangku tangan. Globalisasi harus kita perangi dengan cara Kritis dan Aktif. Kritis berarti harus menanggapi yang positif dan menghilangkan yang negative. Jangan malah kita jauhi OK! Dan jangan memanfaatkan era ini dngan suatu negative. Ingatlah kepada Allah Yang Maha Kuasa. Janganlah anda menjadi jauh dengan Nya melainkan mendekati Nya. Kemajuan Dunia yang luar biasa ini tak mungkin dari orang-orang yang bodoh tetapi melainkan dari orang yang berilmu. Seorang umat harus menjadi orang berilmu. Sampai-samai Rasulullah bersabda,” Carilah ilmu sampai negeri Cina”. Sudahkah anda menjadi orang yang berilmu ??? Ingat !!! Orang yang berilmu itu ada 2 yang akan terjadi : Pertama, Orang yang berilmu akan menjadi sombong seolah-olah dirinya menjadi orang yang paling hebat dan menjauhi Allah swt. . Ini merupakan golongan yang sesat. Kedua, Orang yang berilmu menjadikan dia tunduk kepada Allah dan mensyukuri atas nikmat Allah yang diberikannya . Ini merupakn golongan yang beruntung. Dari keterangan diatas kita tinggal memilih apakah ingin jadi orang yang sesat atau menjadi orang yang beruntung. Tentunya, kita memilh menjadi orang yang beruntung oleh karena itu mari kita dekatkan diri kita kepada Allah swt. Dan mengembangkan ilmunya semata-mata adalah kekuasaan Allah. Jangan jadikan diri anda orang yang sesat ,tetapi jadikan diri anda orang yang beruntung !

Sunday, October 26, 2008

Kebaikan Membawa Kehancuran Dan Kebenaran Membawa Keberhasilan

Kebaikan dan kebenaran itu lebih penting mana ya…? Ayo kita pikirkan mana yang lebih penting. Kebaikan memang sudah semestinya harus dilaksanakan. Tanpa kebaikan tak mungkin dunia ini yang begitu luas bisa damai. Jika kebaikan itu tidak ada maka pastinya tidak ada rasa kasih sayang antar manusia. Kalau manusia tak punya kasih sayang, maka tak ada persatuan yang membawa dunia ini hancur. Mari kita ulas lagi lebih penting mana? antara kebaikan dan kebenaran. Kalau kebaikan mungkin semua manusia bisa melaksanakannya, tetapi kalau namanya kebenaran tidak semua orang bisa melaksanakan. Kebenaran ini telah menjadi sifat wajib Rasulullah saw yaitu assiddiq. Karena Rasulullah saw selalu membawa kebenaran, dia selalu dipercaya oleh umat manusia. Setiap kali ada omongan Rasulullah saw maka semua orang itu langsung udah percaya. Oleh karena itu Rasulullah saw dijuluki Al Amin. Lalu, bagaimana yang dimaksud kebaikan itu membawa kehancuran dan kebenran membawa keberhasilan ? mari kita ambil salah satu contoh ! Contohnya begini : Ada seseorang yang bernama Budi dan Toni. Mereka adalah teman baik. Dan mereka itu saling membantu dalam masalah pekerjaan dikantornya. Mereka itu bekerja dalam sebuah perusahaan, tetapi mereka memiliki kedudukan yang berbeda. Seorang yang bernama Budi itu menjabat sebagai direktur dan orang yang bernama Toni itu menjabat sebagai managernya. Dalam suatu ketika diperusahaan itu lagi membutuhkan sekertaris perusahaan. Yang mendaftar itu sangat banyak sekali lalu untuk menjadi sekertaris itu harus diseleksi dengan system Tes. Karena belum punya pekerjaan si Doni, adik kandung Toni melamar di perusahaan itu. Dan ternyata dalam seleksi tersebut si Doni itu tak dapat lolos dari tes itu. Maka si Toni itu menginginkan sekali kalau si Doni adiknya agar bisa masuk dalam perusahaan tsb. . Dalam sebuah perusahaan yang dapat mengambil keputusan itu adalah seorang Direktur. Lalu si Toni meminta kepada Budi sebagai direktur perusahaan , untuk adiknya itu bisa lolos dan masuk ke dalam perusahaan ini. Karena hubungan antara Budi dan Toni itu sangat baik dan dekat, jadi kalau Budi menolaknya maka perasaan Budi terhadap Toni tidak enak. Karena itu, si Doni yang kurang ahli dan tidak lolos tes itu dimasukkan dalam perusahaannya. Dan pada akhirnya si Doni kurang ahli membuat perusahaaan itu menjadi hancur dan bangkrut. Jadi beda kalau si Budi tadi menegakkan kebenaran maka perusahaan itu akan menjadi berkemabang dan maju. Kepemimpinan yang terpenting adalah kebenaran yang mendorong seseorang itu untuk bisa menjadi orang yang bijaksana. Jadi bukan hanya kebaikan aja yang dilaksankan tetapi juga yang lebih terpenting yaitu suatu kebenaran. Sudahkah anda menjadi orang yang menegakkan kebenaran ? Mari kita berbuat baik dan juga diimbangi oleh Kebenaran!!!

Friday, October 24, 2008

Ku dapatkan malam Lailatul Qadar

22 September 2008 Keindahan bulan suci Ramadan yang penuh rahmat dan hidayahnya. Kita wajib bersyukur atas nikmatt yang diberikan kepada kita karena kita masih dapat menemui bulan suci Ramadan ini. Ingatlah kita berpuasa ini untuk menjadiakan kita sebagai orang yang bertaqwa dan bulan Ramadan ini bulan yang special bagi para umat muslim. Dan juga dibulan Ramadan itu terdapat malam yang sangat mulia yaitu malam Lailatul Qadr. Malam LAilatul Qadr adalah malam yang lebih baik daripada malam seribu bulan. Malam LAialtul Qadr ini utrun dibulan suci Ramadan tetapi tidak kita ketahui kapan tepatnya malam itu turun dan menurut hadist bahwa malam LAilatul Qadr ini turun pada akhir-akhir bulan Ramadan. Betapa indahnya malam LAilatul Qadr. Oleh karena itu jika kita ingin mendapatkan malam yang indah daripada malam seribu bulan, maka kita isi malam-malam ini untuk mendekatakn diri kepada Allah swt dengan memperbanyak amalan ibadah kita. Kejadian itu aku rasakan di pondokku yang tercinta AR Rahmat yang mana pada malam terakhir berada di pondok sebelum pulang ke rumah. Kita isi malam itu dengan kegiatan pentas seni yang dibuat para santri Ar Rahmat dan dibantu oleh ustadz Shobirin sebagai guru kesenian. Betapa semangatnya anak-anak yang sedang mempersiapkan malam pentas seni itu walaupun masih dalam keadaan puasa. Kerjasama para santri yang sangat ikhlas tanpa dibayar apa-apa mereka rela untuk dapat membuat acara pentas seni menjadi malam yang special dan malam yang teindah. Mereka menampilkan kebolehannya di panggung pentas seni tanpa rasa malu. Dan memang dalam acara ini kita tidak boleh malu untuk unjuk gigi di atas panggung. Dan kita harus malu kalu kita berbuat salah atau melanggar. Kebolehan untuk berbuat apa saja untuk menampilkan kreasi mereka untuk membentuk jatidiri profilnya. Segala penampilan yang dipentaskan di atas panggung hiburan kecerian mulai dari seni rupa, pentas teater,sampai seni musikpun juga ditampilkan. Itu semua terjadi karena kasih sayang Allah swt . Sebetulnya masih banyak sekali yang akan anak-anak tampilkan, tetapi waktunya sudah larut malam maka juga harus diakhiri. Aduh… rasanya badan sudah pegal-pegal dan juga ngantuk-ngantuk nich.Tetapi tunggu dulu lho… tenyata belum selesai sampai disini. Karena ini merupakan malam terakhir berada dipondok ustadz Shobirin mengajak kita untuk menajadikan malam pentas seni ini sebagai malam renungan. Di waktu inilah yang aku tunggu-tunggu, disini Ustadz Shobirin mengajak kita untuk berenung. Dan ustadz Shobirin menyetelkan rekaman temannya yang mengajarkan kepada para murid-muridnya untuk mengingat kepada Allah. Aku dengarkan rekaman suara teman ustadz Shobiin ku turuti yang ia ucapkan. Pejamkanlah mata kalian dan bukalah mata hati kalian, dengarkanlah ayat Al Quran ini ! Bagaimanakah rasanya ? Sudahkah kita menjadi orang yang beriman ? Apakah hati kita bergentar ketika mendengarkan lafadz Allah ? Dan kita ketahui bahwa ciri-ciri orang yang beriman itu adalah apabila mendengar lafadz Allah maka bergentarlah hatinya. Kita harus sadar bahwa kita itu sebetulnya rendah sekali dihadapan Allah. Mengapa kita selalu sombong memamerkan harta kita, kegantengan kita, dan juga kepintaran kita. Bukalah mata kalian lihat samping kalian pandanglah teman-teman kalian. Apakah sudah meminta maaf kesalahan kita atau sudahkah kita memaafkan kesalahannya. Sebutulnya berat sekali untuk melaksanakan itu. Bukalah hati kita sesungguhnya orang yang membuka mata hati di malam ini adalah orang yang melihat di depannya ada malam yang begitu mulia yaitu malam Lailatul Qadar. Mari kita membentuk lingkran besar untuk salaing berjabat tangan terhadap sesam teman kita yang telah menjadi saudara kita di pondok ini. Minta maaflah kita kepada teman yang biasanya kita ejek, kita kucilkan, kita tuduh tanpa dia berbuat salah. Dan juga maafkanlah kesalahan teman kita yang mungkin mempunyai kesalahan kepada diri kita. Jauhkanlah rasa sombong yang berada di hati kita karena malam Lalatul Qadar ini hanya beralaku bagi seseorang yang pada malam tunduk kepada Allah dan merasa rendah di hadapan Nya. Ku ucapkanlah kalimat “Astagfirullahal Adzim” sebanyak-banyaknya. Sungguh indahnya malam Laiatul Qadar yang kudapatkan. Rasa haru dan tangisan ku yang menyelimuti malam yang indah daripada malam seribu bulan. Kusucikanlah hatiku dan ku mohon ampun kepada Sang Maha Pencipta dan Yang Maha Berkuasa. Semoga kita menjadi hamba yang beriman dan bertaqwa kepada Allah swt . Ku jadikan sejarah malam indah itu sebagai malam Lailatul Qadar yang tepatnya berada dimalam 23 Ramadan atau pada tanggal 22 September 2008 malam. Itu juga menjadi malam Ramadan terakhir aku berada di pondok Ar Rahmat karena sekarang aku sudah kelas 9. Banyak sekali pelajaran yang ku terima dan juga hikmah-hikmah yang ku dapatkan, Semoga menjadi bermanfaat dan yang terpenting diridhoi Allah swt. .Amin…